Header Ads

Membuat Game Itu Ternyata Tidak Mudah

Saat ini di Indonesia mulai banyak bermunculan berbagai game developer. beberapa ada yang sudah terkenal seperti Agate Studio, tapi ada pula yang masih berusaha untuk merintisnya. 

Membuat Game Itu Ternyata Tidak Mudah
via pixabay


Membuat sebuah game yang menarik untuk dimainkan itu ternyata susah lho. banyak yang harus kita rencakan, pikirkan , dan kita tuangkan dalam game. Ide saja tidak akan pernah cukup untuk merealisasikan.

Anda bisa melihat banyaknya perusahaan besar yang bergerak dalam bidang game, mereka semua memproduksi game dengan biaya yang tidak murah. Belum lagi kalau ternyata penjualan dari game tersebut masih dirasa kurang untuk balik modal, bisa-bisa perusahaan game tersebut mengalami banyak kerugian.

Saya akan bercerita sedikit pengalaman dalam membuat sebuah game yang sampai berdarah-darah(lebay) dalam menyelesaikannya, ya walaupun hasilnya kurang maksimal dan hanya game yang digunakan pada waktu sidang Tugas Akhir.

Di awali dari kesenangan saya bermain game waktu kuliah, terutama game mmorpg. lama-lama kok semakin tertarik untuk belajar buatnya.

Berhubung koneksi internet di masa kuliah sangat lancar, jadi saya sempatkan untuk browsing berbagai tutorial cara membuat game. Dimulai dari game yang sederhana hingga game 3D dengan berbagai system dan program yang lebih rumit.

Saat itu sudah mendekati pengambilan judul Tugas akhir, dan akhirnya diputuskan dengan tanpa pikir panjang bisa atau enggak(harus bisa) ngambil judul Tugas akhir tentang membuat game bertemakan Hack and Slash 3D .

Memang terkesan nekat, dengan kemampuan coding yang kurang begitu bagus. Tapi waktu itu masih awal sebelum bencana terjadi. Saat mencari referensi, saya sangat tertarik dengan game engine yang masih tergolong baru, yaitu Unity 3D.

Dengan beranggapan bahwa Unity 3D itu sangat mudah digunakan untuk membuat game, tapi kenyataan berkata lain. Waktu itu ada mata kuliah Teknologi game. Teman 1 kelompok juga berkonsultasi tentang proyek gamenya dengan dosen yang lumayan mengerti mekanisme dari berbagai game.

Saat membahas tentang hack and slash dan berbagai macam komponenya, pak Dosen hanya bilang, kalau mau bikin game seperti itu tentu membutuhkan waktu yang lama, apalagi cuma 2 orang karena sistem yang ada di dalamnya sangat kompleks.

Alhasil dengan nekat saya dan teman 1 kelompok mencari tutorial dari youtube , saat itu ketemulah tutorial dari Burgzerg arcade. Ya di dalam situs ini sepertinya cuma burgzerg yang membahas secara agak detil tentang pembuatan game 3D hack and slash menggunakan unity.

Tapi yang sedikit aneh, di dalam seri videonya seperti terlalu banyak yang direncakan, namun ada banyak part yang kurang dijelaskan dengan detil, padahal hal tersebut adalah mekanisme paling penting dalam game hack and slash, yaitu tentang bagiamana karakter ini bisa mengayunkan pedang dan mengurangi Health point dari musuh yang terkena pedang tersebut.

Entah saya dan teman saya yang kurang paham atau memang dalam videonya kurang begitu detil, yang jelas si mbah Burgzerg ini juga ga ngasih contoh jadinya seperti apa waktu di run dan bisa membunuh monsternya(mungkin saya dan teman yang kurang bisa memahami atau kurang teliti nyimak videonya).

Dan dari sinilah bencana dimulai. Waktu semakin dekat dengan pergantian semester, dan game masih saja masih stuck di situ. Cari di forum lihat dimanapun jarang ada yang membahas secara detilnya gimana, pernah saya tanya salah satu forum indonesia tentang mekanisme game tersebut. Yang ada jawaban yang saya dapatkan kurang begitu mengenakan, bukannya ngasih solusi malah suruh belajar dari awal, padahal yang ingin saya tanyakan sebatas tentang sistem tersebut, dari sini saya juga agak malas bertanya di forum indonesia tersebut.

waktu terus berlalu, sebelum game fix jadi, Dosen penguji sudah meng-accept agar project kita bisa untuk disidangkan, dari segi naskah sih ga begitu terlalu masalah, tapi dari segi proyek bisa dikatakan masih 40% jadi. 

Itupun baru bisa jalan dan npc juga bisa mendeteksi gimana biar tahu posisi kita dan menyerang kita, tapi dari segi battle system masih 0. Alhasil dari situ teman satu kelompok saya ini nekat mengajak mendaftar sidang. Dan disini adalah letak bencana yang terjadi, saat sidang blank dan ga ada persiapan , semua yang dipelajari seakan hilang dari pikiran, selesai itu saya sudah bisa memprediksikan hasilnya pasti gagal, dan ternyata sidang pertama saya gagal dengan sukses, tapi lain lagi dengan teman kelompok saya, mungkin karena hoki dan ketenangan, dia berhasil lolos dengan sukses. Itulah awal perjuangan saya untuk menyelesaikan sebuah game ini.


Waktu terus berlalu, saya yang sedikit putus asa tetap mencari bagaimana agar mekanisme game yang ingin saya sampaikan di persidangan bisa terwujud. Lihat teman yang sedikit demi sedikit sudah berkurang karena mereka sudah memakai toga, tinggal saya yang masih dengan santainya menyelesaikan mekanisme hack and slash tersebut. Dari mulai project open source yang ada di github saya lihat tapi belum menemukan solusi yang tepat.

Tapi pada akhirnya, saya di tunjukan oleh salah satu situs yang bisa dibilang, "Ini yang saya cari" , walaupun bahasa english tapi situs tersebut menjelaskan mekanisme hack and slash dengan sangat detil, bahkan dengan contoh pada saat di run sistem battlenya jalan. Dari sini perasaan optimis saya bisa menyelesaikan game tersebut semakin besar, dan akhirnya selesai dan bisa lolos walau hasilnya hanya cukup memuaskan. Sayang saya udah lupa situsnya, soalnya semacam blog gratisan begitu.

Tapi dari itu semua bisa disimpulkan kalau membuat game itu butuh proses dan tidak mudah, yang pernah saya buat hanyalah game sederhana, bahkan bisa dikatakan sangat sederhana. jadi untuk merencanakan sebuah proyek game anda, harus secara matang. Dan melihat apakah sumber daya yang dimiliki dari sisi manusianya dan mungkin dana, itu memang dirasa bisa membuat game yang anda rencanakan atau belum.

Intinya membuat game itu bukan perkara yang mudah, tapi akan menyenangkan jika anda juga menikmati proses pada waktu membuatnya. Game yang bagus itu tentunya bisa dimainkan dan dinikmati oleh pembuat sendiri.

Ya , pasti demikian, kalau anda yang membuat sudah ga minat dengan game anda sendiri, apalagi orang lain?

Cuma sekedar share penglaman singkat, kalau saya jabarkan malah bisa jadi Novel mungkin.

No comments